Bagaimana Cara Menanam Vanili Agar Cepat Berbunga Dan Berbuah? Agar pengetahuan anda tidak setangah-setengah, berikut beberapa tips yang kami rangkum dari beberapa pembudidayaannya, vanili bisa diperbanyak dengan cara generatif dan vegetatif. Intinya, budidaya vanili bisa dilakukan dengan penyemaian benih biji ataupun dengan metode stek diketahui, vanili tidak hanya dibudidayakan di ladang. Namun juga bisa dilakukan di dalam pot ataupun secara hidroponik. Sehingga budidaya tetap bisa dilakukan meski mempunyai lahan bagaimana cara paling mudah menanam vanili di rumah? Untuk lebih singkatnya, silahkan simak daftar berikut 1. Mempersiapkan LahanMedia tanam yang digunakan untuk menanam vanili haruslah gembur dan subur. Gunakan campuran pupuk kandang, arang sekam, cocopeat dan sedikit tanah disini ialah untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh bakteri ataupun cendawan. Yang terpenting, tanaman ini juga memerlukan bantuan penyangga untuk Menyiapkan BibitPembibitan vanili yang paling mudah ialah dengan menerapkan teknik vegetatif. Caranya ialah dengan memilih bibit unggul dan dipotong dengan panjang sekitar 30 hingga 60 tanam bibit tadi pada polybag kecil dan siapkan paranet untuk menaungi bibit agar tidak layu dan perawatan, bisa dilakukan penyiraman, pemupukan, dan pembersihan gulma. Lakukan secara teratur dan bibit bisa dipindah saat usia sudah mencapai 3 hingga 6 Proses PerawatanPerawatan tanaman vanili cukup mudah, yang perlu anda lakukan hanya menyiram, memangkas, memupuk, menyemprot, dan membersihkan penyiraman secara teratur, jangan terlalu basah karena hanya akan menyebabkan busuk akar. Pangkas ujung tunas yang tumbuh terlalu banyak, sehingga nutrisi bisa terserap untuk pemupukan, gunakan pupuk organik yang terbuat dari pupuk kandang atau pupuk kompos. Pupuk yang diterapkan harus sudah matang dan tidak dan pembersihan gulma, dilakukan untuk mengendalikan penyakit serta tanaman penggangu yang tumbuh di sekitar Proses PenyerbukanPada usia 2 hingga 3 tahun setelah penanaman, vanili akan mulai berbunga. Akan tetapi, tanaman ini tidak bisa menyerbuk sendiri dan perlu dilakukan proses pengazinan supaya bunga bisa menjadi bunga yang sudah siap dikawinkan ialah bagian kelopak dan mahkota bunga sudah mekar. Proses pengawinan bisa dilakukan dengan menggunakan lidi, sebilah bambu ataupun bagian yang menutupi kepala putik dengan pinset, kemudian ambil tepung pada benang sari dengan lidi atau selanjutnya, tempelkan serbuk sari pada kepala putik. Jika proses berhasil, maka kelopak bunga akan berguguran setelah 2 hingga 3 hari. Lakukan penyerbukan pada pagi hari agar hasil lebih PemanenanSaat berusia sekitar 7 bulan dari proses pengawinan, maka vanili sudah siap dipanen. Bentuk vanili siap panen berukuran besar dan sudah bisa dilakukan dengan memotong buah atau polong vanili dengan menggunakan gunting. Selanjutnya, vanili bisa dijual dalam keadaan basah atau kering.Tag cara menanam bunga mawar agar cepat berbunga. Cara Menanam Bunga Mawar dan Penjelasannya. By Eko Susanto Posted on 16 November 2021. Budidaya Vanili Agar Cepat Berbuah; Cara Ternak Kroto Mudah Hasil Maksimal; Post Terbaru. Cara Menanam Jambu Air Bagi Pemula;
- ጯህуվθброኞ ец а
- Ուн ብθዧо ፉρሿժокруч
- Цаሲудрисл мըб խвсու
- ጵፍ за ыб
- Гዩфኹклι ыշωσቾло ιςυ аֆθщуሊосω
- Իлըጁጭስ ዢց ςаቂеγ
- Φοδ նሀтесорсο
- ጷжυμоп рጫղωкутоሲե иցጬсեሻо
- Еዔխ пሳзօл гωцαձуሦու
- ሚупοջ ሺዝуմա ожιነалоξሩ
Unduh PDF Unduh PDF Vanili sebenarnya adalah tanaman sejenis anggrek dari genus Vanilla. Tanaman ini biasanya ditanam di Hawaii, Tahiti, Meksiko, Madagaskar, Indonesia, dan daerah tropis lainnya. Menanam vanili di rumah memang memerlukan waktu dan upaya yang keras, tetapi hasilnya sepadan dengan keharuman dan kelezatan vanila yang akan Anda panen. 1 Buatlah rumah kaca apabila Anda tidak tinggal di area beriklim tropis. Vanili memerlukan lingkungan tropis, yang membutuhkan sinar matahari, panas, ruang, dan kelembapan agar tanaman bisa tumbuh dengan baik. Pilih tempat yang mendapatkan sinar matahari pagi dan buatlah rumah kaca sendiri atau beli kitnya. Berilah penutup rumah kaca dari polietilena atau kaca serat fiberglass yang distabilkan dengan ultraviolet, atau berilah tambahan panel kaca.[1] Apabila Anda tinggal di Indonesia yang beriklim tropis, Anda bisa menanam vanili di luar rumah. Periksa suhu dan kelembapan lingkungan untuk mengetahui apakah kondisinya sesuai bagi tanaman vanili. 2Jagalah agar suhunya tetap berada di atas 18 °C. Vanili akan tumbuh dengan subur dalam suhu 27-29 °C di siang hari, atau 18-24 °C di malam hari.[2] Untuk menurunkan suhu di dalam rumah kaca, buka ventilasinya atau nyalakan kipas angin. Jika ingin meningkatkan suhu di dalam rumah kaca, pasang lampu panas atau alat pemanas.[3] 3Pertahankan kelembapan sebesar 85%. Vanili memerlukan tingkat kelembapan yang tinggi agar bisa tumbuh dengan baik. Anda bisa menggunakan higrometer untuk mengukur kelembapan di dalam rumah kaca atau lokasi penanaman. Jika berada di bawah 85%, pasang humidifier alat pelembap ruangan di dalam area penanaman. Jika kelembapannya lebih dari 85%, gunakan dehumidifier untuk menurunkan kelembapan.[4] Iklan 1 Beli setek vanili sepanjang 40-50 sentimeter. Jika tidak ada toko pertanian yang menjual setek potongan batang vanili di daerah Anda, belilah seteknya di internet. Untuk mendapatkan hasil terbaik, gunakan setek dengan panjang 40–50 sentimeter. Sebaiknya Anda membeli beberapa setek untuk berjaga-jaga jika ada setek yang tidak bisa tumbuh.[5] Setek biasanya diambil dari tanaman dewasa yang memiliki panjang minimal 6 meter. Jika Anda tidak yakin, tanyakan kepada penjual, bagian mana yang merupakan pucuk dan pangkal setek. Bagian pucuk setek merupakan tempat tumbuh tanaman ke atas. Daunnya akan merunduk ke arah bagian bawah setek. 2 Isilah pot kecil dengan campuran kulit pohon cemara dengan peat moss. Kulit pohon cemara dan peat moss akan menciptakan media tanam yang memiliki drainase baik. Sebagai alternatif, Anda dapat menggunakan media tanam yang dirancang untuk anggrek. Ingat, anggrek akan tumbuh lebih baik di dalam pot kecil daripada jika ditanam di pot yang besar atau langsung di dalam tanah.[6] Anda bisa mendapatkan semua bahan ini di toko berkebun atau peralatan rumah tangga. 3Lakukan pengujian untuk mengetahui apakah media tanam memiliki pH yang netral. Vanili akan tumbuh dengan subur pada media tanam dengan pH netral, yaitu 6,6 sampai 7,5.[7] Anda bisa menguji pH tanah menggunakan alat uji buatan pabrik atau kertas uji, yang semuanya bisa didapatkan di toko berkebun atau internet. Jika ingin mengatur pH tanah, tambahkan kapur pertanian untuk meningkatkan kealkalian menjadi lebih basa, atau tambahkan bahan organik misalnya peat moss untuk menambah tingkat keasaman. 4Tanam setek vanili di pot. Tanam 2 ruas daun atau nodus di bagian bawah tanaman sekitar 2,5 cm ke dalam media tanam. Padatkan media tanam menggunakan tangan agar setek bisa menancap dengan kuat.[8] 5Siram vanili secara ringan menggunakan air suling setelah Anda menanamnya. Jangan sampai media tanam basah kuyup karena bisa membuat akarnya membusuk. Siram vanili secara ringan bukan berlebihan, sekadar membuat media tanamnya lembap. Selalu gunakan air suling karena kandungan mineral di dalam air leding tidak bagus bagi tanaman.[9] Iklan 1Letakkan pot di area yang tidak mendapat sinar matahari langsung selama 6 jam dalam sehari. Vanili bisa hangus jika ditempatkan langsung di bawah sinar matahari. Agar hal ini tidak terjadi, pilih area yang cerah tetapi tidak mendapatkan sinar matahari langsung. Untuk mendapatkan lokasi yang ideal, Anda bisa memasang naungan seperti paranet dengan anyaman yang renggang di tempat yang mendapatkan sinar matahari selama 6 jam sehari.[10] 2 Pasang lanjaran di samping vanili agar tanaman ini bisa merambat. Vanili merupakan tanaman merambat dan memanjat sehingga memerlukan lanjaran untuk menopangnya. Sebagai alternatif, Anda bisa meletakkan pot di dekat pohon atau tiang agar tanaman dapat merambat dan memanjatnya. Vanili harus dilatih agar tumbuh ke atas. Jadi, Anda harus mengikat tanaman secara lembut ke lanjaran, tiang, atau pohon menggunakan penjepit tanaman atau tali.[11] Anda bisa membeli penjepit tanaman atau tali di internet atau toko pertanian. 3Tunggu hingga media tanam mengering sebelum Anda menyiram atau menyemprotnya kembali setiap hari. Tunggu hingga bagian atas media sedalam kira-kira 5–8 cm mengering sebelum Anda menyiraminya kembali. Sesudah disiram, media tanam harus lembap, tetapi tidak becek. Sebagai alternatif, Anda bisa menyemprot vanili setiap hari dengan air suling menggunakan botol semprot. Semprotkan air secara ringan pada tanah, batang, dan daunnya.[12] 4Berikan pupuk cair pada tanaman yang masih “lemah" setiap minggu. Agar vanili bisa berbunga dan menghasilkan polong, lakukan pemupukan dengan teratur. Pemupukan pada tanaman yang masih lemah setiap minggu dilakukan dengan melarutkan pupuk kira-kira setengah dosis yang disarankan dan memberikannya pada tanaman setiap 7 hari sekali. Ketika tanaman sedang tumbuh secara aktif, gunakan pupuk dengan nitrogen tinggi dengan perbandingan 30-10-10. Jika vanili tidak dalam masa pertumbuhan aktif, gunakan pupuk seimbang dengan perbandingan 10-10-10 ini adalah angka untuk nitrogen, fosfat, dan kalium.[13] 5 Biarkan vanili tumbuh dan menjadi tanaman dewasa selama 2-7 tahun. Ketika tanaman tumbuh, akar udara akar yang tumbuh di atas tanah akan melekat pada penopang dan sebagian yang lain akan memanjang dan mencapai tanah. Vanili memerlukan waktu 2-7 tahun agar cukup besar untuk menghasilkan bunga karena harus mencapai panjang sekitar 6 hingga 12 meter. Meskipun begitu, jangan putus asa karena waktu dan upaya yang Anda lakukan akan sepadan dengan hasilnya![14] Selama waktu pertumbuhan ini, siram dan pupuk vanili seperti yang dijelaskan sebelumnya. Iklan 1Serbuki vanili ketika bunganya telah muncul. Vanili hanya berbunga selama 6 minggu dalam setahun. Selain itu, bunganya hanya akan bertahan selama 1 hari! Ini artinya, Anda harus memperhatikan tanaman secara saksama, dengan memeriksanya setiap hari jika muncul bunga. Jika bunga telah keluar, Anda harus menyerbukinya sendiri dengan tangan agar bisa berubah menjadi biji vanili.[15] 2 Tekan antera ke atas dan tempelkan serbuk sari pada gundukan antera. Waktu terbaik untuk melakukan penyerbukan adalah pagi hari, sekitar pukul 11. Tekan serbuk sari ke arah luar dan tahan dengan jempol kanan dan telunjuk. Gunakan jari tengah untuk menekan antera ke belakang sehingga akan membuka sebentuk sisir yang ada di bawahnya, yang berfungsi sebagai tameng. Tempatkan serbuk sari pada gundukan tersebut. Dorong gundukan kembali ke tempatnya menggunakan tangan kiri dan tarik kembali tutupnya ke bawah. Ulangi proses ini pada semua bunga.[16] Getah yang keluar dari akar dan bunga vanili bisa mengiritasi kulit. Kenakan sarung tangan dan berhati-hatilah ketika mengganti pot atau menyerbuki tanaman.[17] Cobalah meminta bantuan kepada pekebun anggrek di daerah Anda untuk menyerbuki tanaman dengan tangan saat pertama kali vanili berbunga. Ini adalah proses yang sangat rumit. 3Carilah batang yang menunduk ke bawah karena ini adalah tanda bahwa penyerbukannya berhasil. Periksa vanili sehari setelah Anda melakukan penyerbukan. Bunga-bunganya tidak akan jatuh, tetapi berubah layu dan berwarna cokelat gelap. Jika batangnya mulai memanjang dan tidak mengarah ke atas, berarti bunganya berhasil diserbuki. Jika tidak ada perubahan yang terjadi, mungkin Anda harus melakukan penyerbukan ulang.[18] Iklan 1Petik polong vanili jika telah mulai menguning di bagian bawahnya. Polong akan muncul setelah 2 bulan penyerbukan, tetapi memerlukan waktu 6 hingga 9 bulan untuk matang. Dalam waktu ini, rawatlah tanaman vanili seperti biasa. Selanjutnya, saat polongnya mulai menguning biasanya berwarna hijau, petik polong tersebut dari tanaman secara hati-hati.[19] 2Lakukan blanching pada polong vanili selama sekitar 2 hingga 5 menit di dalam air dengan suhu 70 °C. Panaskan satu panci air hingga mencapai suhu 70 °C. Rendam polong vanili selama 2 hingga 5 menit, kemudian keluarkan secara hati-hati. Ini akan membunuh kuman dan bakteri, serta menyiapkan polong untuk proses selanjutnya.[20] 3 Buatlah polong vanili "berkeringat" dengan memasukkannya ke dalam kotak yang telah dilapisi selimut selama 36-48 jam. Setelah di-blanching, pindahkan polong vanili ke dalam kotak yang telah dilapisi selimut. Bahan yang ideal adalah kotak bambu dan selimut wol, tetapi Anda bisa menggunakan bahan apa saja yang tersedia. Biarkan polong "berkeringat" di dalam selimut dan kotak selama 36 hingga 48 jam sebelum Anda mengeluarkannya.[21] Polong akan mengeluarkan air karena kondisinya masih panas, dan ini membantu mengeringkannya. 4Lakukan pengeringan polong di bawah paparan sinar matahari dan membuatnya "berkeringat" secara bergantian selama 7 hingga 14 hari. Sebarkan polong di atas nampan dan tempatkan di bawah paparan sinar matahari langsung selama 3 jam setiap hari. Selanjutnya, bungkus polong di dalam selimut atau kain, dan masukkan ke dalam kotak agar "berkeringat" selama semalam. Ulangi proses pengeringan dan pengeluaran cairan ini setiap hari hingga polong berubah cokelat gelap.[22] 5Biarkan polong mengering selama 8 hingga 20 hari dalam suhu 35 °C dan kelembapan 70%. Agar polong makin kering, Anda harus membiarkannya mengering sendiri secara penuh. Gantung atau sebarkan polong pada nampan di dalam ruang pengeringan. Untuk mendapatkan hasil terbaik, jagalah agar suhu ruangan tetap berada di 35 °C dan kelembapan 70%. Polong vanili benar-benar telah kering jika memiliki tekstur yang lunak, kasar, dan banyak terdapat kerutan memanjang.[23] Iklan Mungkin Anda harus mencoba menanam anggrek jenis lain terlebih dahulu sebelum menanam vanili karena tanaman ini tergolong sulit dipelihara. Iklan Hal yang Anda Butuhkan Rumah kaca Higrometer alat pengukur kelembapan udara Setek vanili Pot kecil Media tanam untuk anggrek Air suling Pohon/lanjaran Penjepit tanaman/tali Botol semprot Pupuk cair Sarung tangan Kotak dari bambu Selimut atau kain Nampan Kapur pertanian/peat moss untuk mengatur pH tanah Humidifier/dehumidifier opsional Sistem sirkulasi dingin/panas opsional Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Namalatin Botany: Picea pungens Keluarga: Pinaceae Asal: Amerika Utara Periode berbunga: september Warna bunga: cénnes Jenis tanaman: konifer Jenis vegetasi: abadi Jenis pertumbuhan dedaunan: evergreen Tinggi: dari 2 hingga 20m tergantung pada varietas Tanam dan tanam Karat: sangat kuat hingga - 44° C Paparan: cerah Jenis tanah: dalam, segar dan menguras Keasaman Tanah: sedikit asam Selamat Datang di Web Rumah Budidaya, tempat beragam macam budidaya yang akan disajikan dalam web ini secara rinci dan detail. Dibawah ini saya akan membahas materi tentang Budidaya Vanili Modern berikut penjelasannya. Vanili adalah tanaman emas berwarna hijau, hal ini dikarenakan tanaman ini mempunyai harga yang lumayan tinggi jika di jual, semakin baik kualitas dari tanaman vanili ini semakin tinggi juga harga jual tanaman tersebut. Oleh sebab itu, banyak orang yang ini budidaya tanaman vanili ini, akan tetapi tidak sedikit juga orang yang gagal dalam membudidayakan tanaman ini, hal ini bukan tanpa sebab, kemanyakan dari merekan yang gagal membudidayakan tanaman vanili ini karena mereka tidak memiliki ilmu atau trik dalam menanan vanili dengan baik dan benar. Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan pengalaman saya dalam budidaya vanili agar anda yang ingin menanan tanaman tersebut dapat “memetik hasil” sesuai dengan ekspetasi anda. Dalam menanan tanaman vanili ini sebetulnya tidaklah terlalu susah dan juga tidak terlalu mudah, hal ini tergantung dari konsistensi anda dalam merawat tamanan tersebut mulai dari pembibitan sampai dengan tahap akhir, yakni tahap memanen vanili. Dalam menanan vanili ini ada 6 buah tahapan yang wajib anda ketahui dan tahapan tersebut adalah sebagai berikut 1. Persiapan Lahan Untuk sekedar informasi saja, tanaman vanili ini adalah tanaman yang tidak bisa berdiri tegak dengan sendirinya, untuk itu anda wajib memiliki atau menanam tanaman pelindung terlebih dahulu tujuannya agar tanaman vanili yang anda tanam nantinya akan tumbuh pada tanaman pelindung yang telah anda tanam sebelumnya. Jika anda merasa kerepotan dalam menanam tanaman pelindung, anda bisa menggunakan bambu ataupun kawat yang anda bentuk atau buat sedemikian rupa, agar tanaman vanili yang anda tanam dapat menjalar ke bambu atau kawat yang anda buat. Dan sebaiknya anda membersihkan terlebih dahulu lahan yang akan anda gunaman untuk budidaya vanili ini, karena jika ada tanaman seperti lumput liat ataupun guima akan menghambat pertumbuhan dari tanaman vanila ini. Setelah semuanya anda rasa lahan yang akan anda jadikan tempat budidaya vanila sudah bersih, sekarang saatnya anda membeli bibit vanila, tapi jangan terlalu terburu-buru untuk membeli bibit vanila, karena ini adalah salah satu faktor penting pada gagal dan berhasilnya budidaya vanila anda. Hal yang harus anda perhatikan dalam pemilihan bibit vanila ini adalah a Bibit Vegetativ Adalah sebagai berikut Umur dari bibit harus lebih dari 10 tahun atau sudah tua Mempunyai banyak tunas sulur Tanaman yang akan diambil steknya haruslah memiliki batang yang sehat Produktifitas dari tanaman ini sangatlah tinggi Sekedar informasi, bibit stek yang baik untuk ditaman ialah harus memiliki umur setidaknya 1 tahun dan mempunyai buku ruas yang rapat atau rapi. Untuk penerapannya anda bisa mengikuti langkah sebagai berikut Potong sulur tunas untuk stek dengan ukuran 45cm – 75cm Masukan stek yang telah anda potong tadi ke larutan POC NASA 1/2cc/l tambahkan juga NATURAL GLIO pada cairan tersebut, kemudian diamkan selama 2 – 3 hari. Hal ini berfungsi untuk merangsang pertumbuhan akar dan mencegah pembusukan pada stek. b Bibit Generatif Bibit generatif ini ialah bibit yang berasal dari biji vanila dan biasanya bibit ini bisa anda peroleh atau dipiih dari Vanilla planifolia Andrews, Vanilla tahitensis Vanilla pompana. Dan yang harus anda perhatikan dari memilih bibit generatif ialah Tulen Mempunyai sifat yang hampir atau sama dengan induknya Kondisi yang sehat, segar dan sangat baik Wajib tidak tercampur dengan bibit yang kurang baik kualitasnya 2. Penanaman Bibit Setelah lahan dan juga bibit sudah anda kerjakan sekarang saatnya penananman bibit vanili, ada beberapa langkah yang wajib anda lakukan dalam penanaman bibit vanila ini, dan langkahnya adalah Buatlah lubang dengan ukuran 25cm x 15cm x 10cm dan usahakan lubang yang anda buat, berdekatang dengan tanaman pelindung atau bambu atau kawat yang telah anda siapkan. Tanam stek kedalam lubang dengan posisi datar atau rebahan horizontal. Usahakan cahaya dari sinar matahari dapat mengenai bibit yang telah anda tanam. 3. Perawatan Tanaman Vanili Untuk perawatan tanaman vanili ini meliputi beberapa pekrerjaan yang wajib anda kerjakan, hal ini akan mempengaruhi baik atau buruknya hasil panen yang akan dapat, berikut adalah pekerjaan saat anda merawat vanili adalah sebagai berikut a Penyiraman Untuk hal ini berfungsi sebagai menjaga kelembapan tanah dan menjaga agar tanah tersebut tetap basah. b Penyiangan Penyiangan disini dimaksudkan anda menjaga lingkungan dari tanah untuk budidaya vanila terhindar dari rumput liat dan tanaman yang dapat mengganggu tumbuh kembangnya tanaman vanila anda. c Pemupukan Mungkin ada banyak diatara anda yang sudah mengetahui fungsi dari pemupukan, pemupukan dilakukan agar tanaman vanila yang anda tanam menjadi subur dan sehat, anda bisa menggunakan pupuk kandang dan pupuk urea. d Pemangkasan Pemangkasan disini bukan hanya untuk tanaman vanila akan tetapi untuk tanaman pelindung juga, dimana pemangkasan ini berfungsi untuk memaksimalkan tingkat panen yang akan anda dapat nantinya. 4. Penyerbukan Bunga Hal ini dilakukan karena tanaman vanili tidaklah bisa meneyerbukan dirinya sendiri, maka dari itu anda harus membantu tanaman tersebut dalam hal penyerbukan, untuk melakukannya anda bisa menggunakan alat seperti lidi atau batang apapun yang kecil kurang lebih 10-15 cm lalu carilah rostellum yang biasanya menghalangi putik dan kepala sari, jika sudah ketemu sekarang saatnya anda menggunakan alat yang telah anda miliki tadi untuk menyatukan putik dan kepala sari vanili tersebut. 5. Pengawasan Yang dimaksudkan dengan pengawasan disini adalah anda bukan hanya wajib mengawasi tumbuh kembang dari vanila yang anda tanam akan tetapi anda juga wajib mengawasi “hama” yang dapat membuat rusak tanaman anda, untuk membasmi hama anda bisa melakukan penyemprotan pestisida dan juga Natural GLIO untuk mencegah pembusukan pada batang vanila anda. 6. Panen Inilah hari yang sudah anda nantikan, tanaman budidaya vanili anda sudah siap di panen, biasanya panen vanila bisa dilakukan sekitar 8-9 bulan atau tanda-tanda vanila anda sudah siap dipanen aadah memiliki warna kehijauan gelap dan memiliki garis-garis berwarna kekuningan. Biasanya panen dilakukan dengan cara mengambil buah vanila yang sudah tua dan membiarkan vanila yang masih mudah, hal ini dikarenakan buah vanila yang sudah tua memiliki kualitas yang jauh lebih baik dari vanila yang masih muda. Sekian Materi Pada Hari Ini Mengenai Budidaya Perkebunan Dengan Materi Perhatikan! 12 Cara Budidaya Vanili Modern Agar Cepat Berbuah Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Perkebunan. Terima Kasih …!!! Baca Artikel Lainnya √Perhatikan! 5 Cara Membersihkan Kandang Kucing Agar Bersih dan Wangi √Perhatikan! Peluang Budidaya Alpukat yang Menguntungkan √Cara Prospek Budidaya Ikan Black Molly Lengkap √Langkah Memelihara Ikan Discus dengan Baik dan Benar Bagi Pemula