melahirkan, namun juga oleh ibu hamil (Navidpour, dkk., 2015; Schetter, 2011). Dengan demikian, efikasi diri kesehatan mental ibu hamil diasumsikan memiliki peran sebagai mediator antara dukungan suami terhadap kelekatan ibu-janin. Penelitian ini mengambil partisipan ibu hamil yang tinggal di Jadebotabek dari segala jenis status sosial
1. Ambivalen. Pertama yang akan terjadi pada ibu hamil yaitu Ambivalen. Dimana ambivalen merupakan sebuah kondisi yang menggambarkan suatu konflik atau permasalahan perasaan yang dirasakan oleh ibu hamil. Umumnya seperti cinta dan benci yang batasannya sangat tipis dalam perasaan manusia, beberapa ibu hamil seringkali mengalami ambivalen ini. Angka kematian ibu paling tinggi disebabkan oleh kasus perdarahan (28%) dan hipertensi dalam kehamilan (24%) (Kemenkes RI, 2014). Laporan Rutin dapat menurunkan depresi pada ibu hamil. .